Archive for the ‘ Pola Hidup Sehat ’ Category

Ayo Tunjukkan Gigi Cemerlangmu

smile2“Malu nih, udah bernarsis-narsis ria bareng teman-teman sekelas. Eh, pas lihat hasilnya, kok gigiku kuning ya? Padahal, minggu depan ada acara photo kelas bareng. Kan malu kalau ketahuan gigiku tak lagi putih,” ujar Chika padaku sambil memperlihatkan deretan giginya. Sst, giginya Chika memang udah berwarna kuning. Hihihi….
Waduh, P’Mailis nggak mau dong mengalami hal yang sama seperti Chika. Jangan sampai deh penampilan kamu jadi ternoda gara-gara kamu yang nggak menjaga kesehatan dan kecantikan gigi. Maka dari itu, P’Mails punya tips oke buat menjaga dan merawat kesehatan gigi putihmu.

n Jika kamu suka minum teh atau kopi, maka sudah saatnya bagi kamu untuk mengurangi kebiasaan tersebut. Terlalu banyak mengonsumsi teh atau kopi dapat merusak lapisan enamel gigi yaitu lapisan yang melindungi gigi dari kekeroposan. Solusinya, pakailah sedotan untuk mencegah kontak langsung antara gigi dan minuman tersebut.
n Jangan lupakan buah dan sayuran. Buah yang baik untuk gigi adalah apel dan strawberi. Sementara jenis sayuran yang berkhasiat bagi gigi adalah wortel dan brokoli. Jenis buah dan sayuran ini membantu mengikis plak yang menempel di gigimu. Buah strawberi lebih spesifik karena memiliki zat pemutih alami pada gigi.
n Teliti memakai pasta gigi. Agar gigimu tetap putih pakailah pasta gigi yang mengandung baking soda. Untuk warna yang cemerlang, kamu bisa menggunakan kombinasi perasan lemon dan satu sendok teh garam yang berkhasiat sebagai larutan pemutih alami gigi.
Nah, mudah dan murah kan? Kalau kamu mengikuti tips-tips di atas, dijamin deh, pengalaman Chika nggak bakal kejadian pada diri kamu. Selamat mencoba! (Kompas/Nilna Rahmi Isna)

Menjaga Sayur Segar Lebih Lama

2453473752_d1741e6496_o

Ternyata menyimpan sayur-sayuran dan buah-buahan di kulkas tidak selalu menjamin sayur dan buah tersebut awet dan tetap segar. Bahkan ada yang lebih cepat busuk dalam kulkas.
Diantara buah-buahan yang tak boleh disimpan di kulkas adalah mangga, alpukat, dan pisang. Sedangkan aprikot, peach dan pir harus dipisahkan dari makanan lain jika disimpan di dalam kulkas. Hal ini karena ketiga buah-buahan tersebut mengeluarkan gas alami yang menyebabkan buah dan sayuran di dekatnya lebih cepat matang. Sayuran yang juga harus dipisahkan adalah brokoli, kembang kol, timun dan wortel karena jenis sayuran ini cepat membusuk sehingga akan mempengaruhi buah dan sayuran di dekatnya.
Apabila menyimpan rempah-rempah di dalam kulkas, keluarkanlah rempah-rempah itu dari kemasannya terlebih dahulu. Kemudian gulung dengan tisu dapur yang telah diperciki air. Lalu lapisi dengan plastik pembungkus makanan.
Jangan menggunakan aluminium foil untuk membungkus makanan berkadar asam tinggi, seperti tomat iris, jeruk dan sawi. Aluminium dapat mempengaruhi rasa buah dan sayuran tersebut.
Untuk penyimpanan lebih lama, awet dan segar, saat dimasukkan ke kulkas, sebaiknya dimasukkan dulu ke kantong plastik yang mengandung sinar infra merah. Plastik tersebut berfungsi menekan keluarnya gas ethylen yang menyebabkan makanan cepat membusuk.

diterbitkan oleh tabloid Pmails edisi 124, 10 – 16 Februari 2008

Apa yang anda minum pagi ini?

Apa menu minuman anda pagi ini? Teh,susu, atau kopi? Perhatikanlah minuman yang akan anda minum itu. Apakah di dalamnya itu memang secangkir teh, segelas susu, atau secangkir kopi? Kebanyakan orang hanya memperhatikan bentuk dan rasa dalam menikmati minuman tanpa menghiraukan tata cara penyeduhannya. Padahal letak kenikmatan dan khasiat suatu minuman sangat tergantung dengan cara penyeduhannya.
tea_cup_small11Teh
Untuk memperoleh khasiat terbaik dari teh, cucilah daun teh dengan menuangkan air panas secukupnya pada seduhan pertama kemudian digojog beberapa saat sebelum airnya dibuang. Hal ini dilakukan untuk membuang debu yang masih menempel pada teh.

Hindari menggunakan air yang baru saja mendidih untuk menyeduh teh. Diamkan air mendidih terlebih dahulu sebelum menyeduh teh. Suhu air panas berkisar 80 – 90 derajat Celsius adalah yang paling baik karena dapat mempertahankan antioksidan teh agar tidak rusak.Dan minumlah segera setelah diseduh. Hindari menyimpan teh yang sudah diseduh lebih dari 24 jam. Teh yang disimpan terlalu lama akan mengakibatkan diare pada tubuh anda. Untuk penyimpanan daun teh, simpanlah dalam wadah tertutup agar aromanya tetap terjaga dengan baik.

susuSusu
Susu yang baik adalah susu yang mengandung probiotik. Anda dapat memeriksa kandungan probiotik susu pada kotak kemasannya. Probiotik adalah salah satu bakteri baik dalam usus yang berfungsi menghasilkan antibiotika alami untuk membantu meningkatkan kekebalan tubuh. Karena itu, anda harus berhati-hati menyeduh susu agar probiotiknya tidak mati dan manfaatnya tidak hilang.
Seduhlah susu menggunakan air matang dengan suhu 45 derajat Celsius. Air yang terlalu panas hanya akan mengurangi atau bahkan membunuh probiotik hidup. Namun, jika anda masih ingin meminum susu hangat, seduhlah susu dengan air dingin sebelumnya. Seduh dengan volume air setengah dari gelas, setengah berikutnya campurkan dengan air panas. Dengan demikian kandungan probiotik tidak mati karena telah dihomogenkan dengan air dingin terlebih dahulu. Sebaiknya susu diminum tidak lebih dari satu jam setelah siap saji. Dan jangan menyimpan susu dalam lemari es!

kopi2Kopi
Secangkir kopi yang nikmat ternyata melibatkan banyak hal. Dari memilih biji kopi, mengolahnya menjadi bubuk kopi, sampai menyeduhnya. Semua ada caranya. Ada dua jenis kopi yang dijual di pasaran. Arabika dan Robusta. Robusta memiliki biji yang berbentuk bulat dan bergaris tengah lurus. Sedangkan jenis arabika berbentuk lonjong dan bergaris tengah bergelombang. Harga Arabika lebih mahal dari Robusta karena kandungan kafein arabika lebih rendah dari robusta. Arabika mengandung 1,0 – 1,7 persen kafein. Sedangkan robusta mengandung 2,8 – 4,0 persen kafein. Lantaran harganya lebih murah dan kadar kafeinnya tinggi, kopi robusta banyak digunakan untuk produk kopi instan.
Selain biji, kualitas kopi juga dintentukan oleh bagaimana kopi itu disimpan.Bila anda membeli kopi, pilihlah kopi yang dikemas dalam bungkus yang kedap udara dan tida tembus pandang. Perlu diingat, bahwa musuh utama kopi adalah udara dan cahaya.
Untuk penyajian, seduhlah sesendoh teh bubuk kopi dengan air panas. Air panas yang dimaksud disini adalah gelembung pertama didihan air. Artinya, air tersebut tidak terlalu lama mendidih di atas api kompor. Air yang terlalu lama mendidih hanya akan merusak citra kopi sebab kopi yang sebenarnya telah digoreng menjadi gosong.Sama halnya jika anda mendidihkan air terlalu lama. Bila hal ini terjadi disarankan untuk mendiamkan dulu air tersebut selama dua menit sebelum diseduh dengan kopi.
Saran lainnya, jangan langsung meminum kopi yang baru diaduk dalam cangkir. Agar benar-benar nikmat waktu diminum, kopi yang telah diseduh itu harus diminum dalam jangka waktu 30 menit setelah dihidangkan.

Nah, apakah anda telah meminum minuman sehat dan berkhasiat, serta tentunya nikmat pagi ini? (Sehat/Nilna Rahmi Isna)

Biasakan Anak Membawa Bekal ke Sekolah

rosmala-orangtua-laput.jpg

Ibu Rosmala

Barang-barang, terutama kebutuhan sekolah, yang harganya semakin menanjak naik akhir-akhir ini membuat para orangtua kewalahan mengatur keuangan keluarga. Tapi, tidak bagi keluarga yang satu ini.
Adalah Ibu Rosmala yang bertempat tinggal di Komplek Telago Permai Blok D/18 yang bisa memanej keuangan keluarganya tanpa direpotkan oleh keinginan sang anak untuk menambah uang jajan. Ibu rumah tangga yang memiliki tiga orang anak ini telah membiasakan anak-anaknya untuk membawa bekal dari rumah. Bekal yang disiapkan pun tidak sebatas nasi beserta lauknya tapi juga cemilan-cemilan kecil yang bisa dimakan oleh sang buah hati di kala senggang sebelum atau setelah sekolah.
Istri dari Bapak Amril ini pun berhasil mengajarkan anak-anaknya berhemat serta menabung sedari kecil. Sehingga, anak-anak beliau yang kini bersekolah di SMPN 8 Padang, SMA Adabiah Padang, serta baru saja tamat dari SMAN 10 Padang, bisa membeli barang-barang yang sesuai dengan hobi mereka.
Berikut petikan wawancara singkat reporter Pmails dengan Ibu Rosmala mengenai kebiasaan pelajar membawa bekal ke sekolah.
Apakah Ibu setuju jika anaknya membawa bekal ke sekolah untuk mengirit pengeluaran keluarga?
Setuju sekali. Selain bisa mengirit uang jajan, makanan yang dimakan anak jadi lebih terjamin dari segi kesehatan dan kebersihan. Gizinya terlengkapi. Porsi makanannya pun lebih cukup.
Ibu mau tidak membantu anak-anaknya menyiapkan bekal ke sekolah?
Mau sekali. Kebetulan Ibu punya anak tiga orang. Tiga-tiganya Ibu sipakan bekal untuk dibawa ke sekolah.
Jam berapa Ibu bangun untuk menyiapkan bekal mereka?
Jam setengah lima pagi, Ibu sudah siap di dapur untuk menyiapkan sarapan dan bekal buat anak-anak Ibu. Seluruh anak-anak, Ibu wajibkan sarapan pagi sebelum berangkat sekolah. Kalau mereka nggak mau sarapan, mereka akan menerima resiko sendiri bakal kelaparan di sekolah.
Apakah Ibu mau memaksa anak Ibu untuk membawa bekal ke sekolah? Kalau anak tidak mau, bagaimana?
Ibu nggak pernah memaksa anak-anak untuk membawa bekal. Kalau sekali-kali mau mencicip makanan di luar, akan Ibu izinkan. Tapi, selama ini anak Ibu nggak pernah menolak untuk membawa nasi ke sekolah.
Apakah sekolah anak Ibu menganjurkan para siswanya untuk membawa bekal ke sekolah?
Sebenarnya sih nggak terlalu dianjurkan oleh sekolah. Hanya saja, anak-anak Ibu lebih suka memakan makanan dari rumah. Mereka nggak hobi jajan. Katanya, jajanan di luar itu nggak sesuai dengan selera mereka. Nah, kalau di rumah kan bisa milih yang sesuai dengan selera dan porsi mereka.
Jadi, Ibu menyiapkan bekal sesuai dengan keinginan anak-anak Ibu?
Iya. Ibu menyiapkan makanan yang berbeda setiap harinya biar mereka nggak bosan. Bekal yang mereka bawa pun nggak hanya nasi tapi juga snack.
Apakah Ibu tetap memberikan uang jajan kepada anak-anak Ibu?
Ibu tetap memberikan uang jajan kepada mereka. Tapi, karena anak-anak Ibu dibekali makanan dari rumah, uang jajannya jadi tidak terpakai. Biasanya uang jajan itu cuma habis buat ongkos.
Kalau boleh tahu, berapa Ibu memberikan uang jajankepada anak-anak?
Untuk anak Ibu yang masih SMP, Ibu cuma memberi dia uang jajan Rp 3.000,00. Dia diantar jemput pergi-pulang sekolah. Ketika dia pulang, uang jajannya yang Rp 3.000 itu masih ada seperti sediakala. Sedangkan yang SMA, Ibu kasih Rp 10.000,00 karena kebutuhannya lebih banyak seperti uang fotokopi dan ongkos. Meskipun diberi uang lebih banyak, mereka tetap melebihkan uangnya dengan tidak jajan di sekolah.
Terus, uang jajan yang berlebih itu dikemanakan?
Nah, Ibu mengajarkan mereka untuk menabung. Jadi, mereka bisa membelanjakan uang jajan tersebut untuk keperluan yang lebih bermanfaat misalnya, untuk membeli buku, komik, atau novel. Anak-anak Ibu banyak yang hobi membaca. Mereka membeli buku dengan uang yang mereka kumpulkan sendiri.
Apakah anak-anak Ibu merasa dibatasi karena harus memakan makanan dari rumah?
Nggak, mereka malah senang karena tinggal menyuap. Mereka memang nggak suka jajan.
Apakah anak Ibu ada yang mengeluh karena malu membawa bekal dari rumah?
Alhamdulillah, belum ada anak Ibu yang minder bawa nasi ke sekolah. Mereka malah jadi panutan oleh teman-temannya. Anak-anak Ibu malah jadi trendseter untuk selalu bawa nasi ke sekolah. (Nilna Rahmi Isna)

Ditulis untuk Laporan Utama Tabloid Pmails edisi 96